Memilih wireless router dengan storage atau network attached storage (NAS) II

Teknorus.com – Hal ini hanya memungkinkan jika Anda menggunakan router yang memiliki slot USB dan fasilitas media center. Jika Anda memiliki budget yang cukup, sebaiknya beli perangkat, seperti ASUS RT-N14UHP yang harganya terjangkau atau ASUS RT-AC68U/Linksys AC1900 yang sudah menggunakan standar AC. Adapun, standar AC merupakan standar Wi-Fi terbaru dan tercepat, sehingga bisa Anda jadikan investasi untuk beberapa tahun ke depan.

Baca juga : Gudang Movie

Jangan lupa, jika Anda ingin agar PC desktop dapat menangkap Wi-Fi, Anda harus memastikan feature motherboard yang digunakan, karena ada yang mendukungnya secara native. Jika tidak, maka Anda perlu mengeluarkan kocek tambahan kisaran seratus ribu untuk membeli Wi-Fi Adapter standar a/b/g/n, atau menambah beberapa ratus ribu lagi untuk yang sudah menggunakan standar AC. Wi-Fi adapter ini tersedia dalam bentuk internal (di-install pada PCI / PCI Express) ataupun USB.

Perhatikan pula posisi PC Anda. Pasalnya, jika diletakkan di bagian yang tertutup, penerimaan signal dari Wireless Router akan terganggu. Selain Wireless Router, untuk melengkapi jaringan, Anda juga bisa menggunakan NAS atau Network Attached Storage. Perangkat yang satu ini, kurang lebih mirip dengan hard disk eksternal, namun memiliki keunggulan lebih, layaknya sebuah PC.

Tetapi Anda hanya bisa mengakses perangkat ini melalui network. NAS mampu mem-backup data-data Anda secara langsung dan mentransfernya ke hard disk Anda juga secara langsung. Menariknya, perangkat seperti wireless router dan NAS ada yang memiliki fasilitas private cloud yang memungkinkan Anda mengakses file secara online dan juga lokal.

Hal ini dapat membantu Anda yang kerap menggunakan file bersama seperti DLNA hingga iTunes server. Contoh dari NAS yang cocok Anda gunakan di rumah adalah LinkStation dari Buffalo, ataupun Qnap Home Automation. Perangkat ini juga mampu digunakan juga sebagai Personal Cloud yang bisa diakses secara lokal.

Memilih wireless router dengan storage atau network attached storage (NAS)

Teknorus.com – Kenapa Anda memerlukan wireless router? Bukankah alat tersebut digunakan untuk mengakses Internet saja ? Jawabannya bisa ya, bisa juga tidak. Peran wireless router sebagai HotSpot memang peran yang umum dan wajib. Namun demikian, wireless router masa kini sudah mempunyai banyak fungsi. Fungsi-fungsi tersebut diantaranya bisa menggantikan fungsi dari sebuah PC (karena sejatinya, router sendiri adalah komputer).

Baca juga : Gambar Keren

Anda bisa ‘menyulap’ sebuah router menjadi print server dan juga mesin download, tergantung dari jenis dan tipe perangkatnya. Lalu apa kaitan router dengan multimedia di ruang santai? Seperti kita ketahui, perkembangan teknologi juga dialami oleh TV, yang dalam hal ini adalah TV yang tergolong dalam “TV Pintar”. TV pintar saat ini sudah bisa menangkap signal Wi-Fi, bahkan Anda bisa saja browsing dan melihat video di YouTube tanpa bantuan PC.

Untuk itulah Anda bisa perlu menggunakan wireless router yang mampu menangani kebutuhan multimedia Anda di rumah. Banyak hal yang bisa jadi pertimbangan dalam memilih wireless router, seperti kuatnya jangkauan, spesifikasi, juga feature-nya. Dalam hal posisi, ada baiknya jika Anda menggunakan wireless router yang memiliki kualitas signal yang baik. Dalam hal ini, Anda bisa memperhatikan antena yang memiliki dBi yang tinggi.

Jika kurang memuaskan, Anda bisa menggantinya dengan antena lain dengan memperhatikan power output-nya. Spesifikasi wireless router juga merupakan hal yang patut diperhatikan. Wireless router kelas value di bawah Rp. 500.000,00 tentu akan jauh berbeda dibanding yang berharga jutaan rupiah. Tentu saja, kami menyarankan Anda untuk mengambil router yang berkualitas baik, yang mempunyai RAM tinggi.

Jika menggunakan wireless router yang mumpuni, Anda bisa streaming video kualitas Full-HD langsung dari wireless router tanpa merasakan lag karena spesifikasinya mendukung. Router dengan “otak” dual-core juga akan membantu Anda dan keluarga untuk streaming file berbarengan dengan lancar. Agar dapat menikmati video Anda tanpa download dari router-nya terlebih dahulu, alias streaming, Anda perlu meng-copykan file video tersebut ke storage media seperti flash disk atau hard disk eksternal terlebih dahulu.

Membatasi Aplikasi Tertentu Bagi User Lain

Pada situasi tertentu, Anda mungkin ingin menutup beberapa aplikasi di Windows 7. Dengan demikian, pengguna lain hanya dapat menjalankan aplikasi tertentu yang diperbolehkan oleh Administrator. Misalkan, pada sebuah PC di perpustakaan di mana Anda menjadi Administratornya. Pada kondisi seperti itu, pengguna hanya dapat mengakses sebagian aplikasi yang ada atau yang diperbolehkan, misalnya aplikasi browser atau Notepad untuk membuat sebuah catatan sederhana.

Untuk melakukan hal itu, Anda harus mencegah pengguna untuk mengakses aplikasi yang tidak diperbolehkan. Anda dapat membuat aturan seperti itu melalui Group Policy Editor. Caranya adalah sebagai berikut: 1. Ketik ‘gpedit.msc’ pada kolom pencarian. 2. Arahkan pointer mouse pada bagian User Configuration | Administrative Templates | System. 3. Pada kolom navigasi sebelah kanan, Anda dapat mengklik ganda pada parameter “Run only specified Windows applications” lalu klik parameter “Enable”.

4. Selanjutnya, klik tombol “Show” pada parameter “List of allowed applications”. 5. Isi pada kolom “Value” dengan aplikasi yang diizinkan untuk dijalankan. Misalnya, jika Anda hanya mengizinkan Firefox, ketik firefox.exe 6. Lalu, klik tombol “Apply | OK” untuk menyimpan konfigurasi tersebut. Kini, login-lah sebagai User. Anda akan melihat jika Anda mengakses aplikasi lain selain yang telah ditentukan oleh Administrator, Windows akan menampilkan sebuah pesan error. Selamat mencoba.

Uji Kestabilan Graphics Card untuk Game PC

ASUS GT 630 SILENT

Berbeda dengan peserta lainnya, ASUS GT 630 Silent tampil mungil dengan interface PCIe x8. Dilihat dari bentuknya, ASUS GT 630 bukanlah graphics card yang didesain untuk bermain game kelas berat. Hal itu terbukti dari angka rata-rata yang dihasilkan pada saat bermain game Watch Dogs dengan setting ULTRA. Baik menggunakan resolusi Full HD maupun 1280 x 720, graphics card ini hanya mampu menampilkan angka rata-rata frame di bawah 10 fps. Agar game berjalan lebih mulus, Anda dapat menggunakan setting LOW.

ASUS R7 260

Meski tampil lebih baik dibandingkan dengan ASUS GT 630 Silent, graphics card ini masih belum mampu menjalankan game Watch Dogs dengan mulus. Pada resolusi Full HD, ASUS R7 260 harus bekerja keras untuk menghasilkan efek visual grafis yang ditampilkan. Namun untuk resolusi 720p, Anda hanya perlu menurunkan sedikit efek visual grafis seperti Anti-Aliasing, Shadows, dan Level of Detail. Pasalnya, pada resolusi tersebut, graphics card ini dapat menghasilkan angka rata-rata frame sebesar 21,60.

GIGABYTE R9 270X OC WINDFORCE

Berbeda dengan nasib ASUS R7 260, graphics card ini masih cukup prima untuk menjalankan Watch Dogs pada resolusi Full HD. Meski begitu, ada beberapa setting visual grafis yang harus dikurangi agar game dapat berjalan dengan lebih lancar. Pada resolusi Full HD sendiri graphics card ini dapat meraih angka ratarata frame 23,41. Sedangkan pada resolusi 720p, angka rata-rata frame yang dihasilkan adalah 40,68 fps. Cukup kurangi sedikit setting Anti-Aliasing agar game dapat dimainkan dengan lancar.

SAPPHIRE TRI-X R9 290X

GPU Hawaii yang tertanam di dalam graphics card ini mampu mengantarkan Sapphire Tri-x R9 290X meraih angka rata-rata frame yang cukup tinggi. Bahkan, dengan RAM sebesar 4 GB, Anda masih cukup leluasa untuk meningkatkan setting efek visual grafis. Namun tentunya hal itu akan mengorbankan performa yang dihasilkan. Tidak hanya pada resolusi 720p, pada resolusi Full HD pun graphics card ini masih mampu menampilkan angka rata-rata frame di atas 40 fps dengan menggunakan preset ULTRA.