Guideline Virtual untuk Pengemudi

Jaguar dan Land Rover mengembangkan teknologi ini untuk membantu pengemudi dalam berkendara. Tek nologi ini hadir dalam head-up display dan dapat me nampilkan berbagai informasi untuk mengarahkan pengemudi, seperti kecepatan optimal, jalur yang– aman untuk pengereman, hingga lap tercepat (jika dalam sirkuit). Sebuah virtual racing line akan tampil untuk membantu pengemudi memilih jalur yang paling aman, terutama saat berbelok di sebuah tikungan. Untuk mendukung hal tersebut, sebuah sistem lainnya juga turut dikembangkan. Smart Assistant dapat mempelajari tingkah laku pengemudi sehingga fungsi ini dapat memprediksi apa saja yang diinginkan oleh pengemudi.

Saat baru saja membuka pintu, Smart Assistant akan menyinkronkan smartphone dengan sistem kendaraan. Profil pengemudi di smartphone dapat mengatur tempat duduk, lampu spion, suhu pendingin, dan posisi setir secara otomatis. Saat pengemudi sudah duduk nyaman di atas jok, Smart Assistant akan memprediksi tujuan berkendara dengan melihat berbagai data perjalanan yang sudah dilakukan sebelumnya. Hal ini akan dilakukannya secara lengkap dengan menampilkan arah dalam sistem navigasi di kendaraan. Fungsi Smart Assistant ini sudah seperti layaknya memiliki sekretaris pribadi.

Dengan sinkronisasi dari smartphone, sistem akan membaca semua jadwal yang tertera dalam “Calendar” sehingga “sekretaris pribadi” ini akan menelpon secara otomatis, jika ditemukan jadwal telpon untuk klien atau rekan kerja di jam yang telah ditentukan. Sistem juga dapat memperingatkan rekan yang dihubungi jika dalam perjalanan yang ditempuhnya mengalami kemacetan dan diperkirakan akan terlambat sampai di tujuan. Smart Assistant ini juga dapat memperingatkan jumlah bahan bakar yang akan ditempuhnya. Jika dirasa kurang, sistem akan menampilkan informasi pom bensin terdekat. Rencananya Jaguar dan Land Rover akan menerapkan sistem ini pada model-model mobil masa depannya.

Kendaraan dan Pemilik Harus Pintar

Aktivitas masyarakat di Indonesia saat ini membuat laju perkembangan penggunaan kendaraan ber motor meningkat tajam. Tidak hanya roda dua, perkembangan jumlah kendaraan roda empat pun setiap tahunnya terus merangkak naik. Dari dataKorps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia saja mencatat, tahun 2013 jumlah kendaraan di Indonesia mencapai 104,211 juta unit. Tahun 2014 ini sudah tentu akan lebih banyak lagi.

Apalagi didorong adanya kebijakan mobil murah. Namun sayangnya, perkembangan ini tidak diimbangi oleh sarana jalan raya yang memadai, terutama di kota-kota besar, sehingga menimbulkan kemacetan. Kemacetan inilah yag sering dituding banyak pihak menjadi penyebab para pemilik kendaraan banyak yang tidak mentaati peraturan lalu lintas lagi. Imbas dari perilaku pengguna jalan tersebut tentu saja adalah pemborosan waktu dan bahan bakar.

Hal inilah yang menjadi salah satu perhatian para pelaku industri otomotif di Indonesia untuk mengkampanyekan berkendara dengan cara yang pintar. Apalagi saat ini sudah banyak kendaraan yang didukung oleh berbagai teknologi pintar yang dapat membantu mengurangi efek negatif dari perilaku berkendara yang tidak cerdas. Oleh sebab itu tema “Smart & Save Mobility” yang diusung untuk gelaran IIMS 2014 ini diyakini sangat tepat untuk kondisi di Indonesia saat ini.

Smart untuk semua

Sudah banyak teknologi pintar yang masuk ke dalam kendaraan. Teknologi tersebut tidak hanya dapat menambah tingkat efisiensi penggunaan bahan bakar, tetapi juga menambah keamanan berkendara, terutama bagi para penumpangnya. Oleh sebab itu, melalui tema “Smart & Save Mobility” ini, pihak penyelenggara ingin mendorong terbangunnya hubungan yang pintar antara manusia, kendaraan, dan mobilitasnya. “Smart & Safe Mobility” merupakan sistem transportasi interkoneksi yang dapat memenuhi kebutuhan mobilitas manusia yang semakin kompleks dan semakin menuntut banyak hal. Kemajuan teknologi otomotif saat ini telah memungkinkan hadirnya solusi cerdas untuk menerapkan efisiensi, mengurangi pemborosan bahan bakar, serta mengurangi emisi gas buang berlebih.

Brotherhood Of Seven Series Rayakan Ultah Kedua

Brotherhood Of Seven Series (BOSS) adalah wadah perkumpulan para pecinta BMW Seri- 7. Model ini menjadi varian termewah BMW sejak pertama kali muncul di 1977 dengan kode bodi E23. Berawal dari ide yang hanya tertuang di sosial media, tapi hingga saat ini komunitas ini sudah tergabung sekitar 200 orang pecinta BMW Seri-7 di Indonesia. Kini BOSS sudah menginjak usia keduanya dan pencapaian itu pun dirayakan di kesekretariatan di bilangan Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Seluruh member di area Jakarta berantusias datang untuk merayakan ulang tahun ini sekaligus menggelar gathering pecinta Seri-7.

BOSS didirikan sejak 7 Juli 2013 dan sudah memiliki banyak kegiatan dan menjadi The Best of E38 pada ajang Bimmerfest di Yogyakarta 2013 lalu. Berawal dari 5 orang yang hobi nongkrong bareng dan akhirnya tercetuskan untuk membentuk sebuah komunitas pecinta Seri-7 ini. Para pecinta Seri-7 ini pun sering berkumpul rutin di kawasan Alam Sutra, BSD, Tangerang Selatan. BMW Seri-7 adalah varian terlengkap dan tertinggi keluaran BMW. Sedan ini di kalangan pecinta BMW sangat di mimpikan karena memiliki spesifikasi tinggi dibanding model BMW lainnya. Ini adalah salah satu alasan para pecinta Seri-7 bangga memilikinya. “Besar harapan kami di ulang tahun Brotherhood Of Seven Series (BOSS) yang kedua ini para member lebih saling mengenal dan mengakrabkan diri.

Selain itu, kedepannya semoga member BOSS bisa bertambah lagi tak hanya di Jabotabek melainkan seluruh Indonesia,” ujar Pungky, selaku pemilik tempat Bimmeroom yang juga sebagai tempat kesekretariatan BOSS. Memang saat ini jumlah member yang tergabung aktif di BOSS masih tergolong sedikit. Tapi di perayaan ultah kedua BOSS itu, pecinta BMW seri lain pun datang. Seperti komunitas BUCKS, Bintaro Bimmers, E36’ers, 5’ers, dan juga payung utama para pecinta BMW yaitu BMWCCI.

“Kami juga mengharapkan BOSS menjadi komunitas yang punya banyak kegiatan positif dan membangun. Baik sesama member maupun pecinta BMW yang lain,” tambah Gleen Siwabessy, salah satu pendiri BOSS. Nah, bagi Anda yang memiliki BMW Seri-7 baik E23, E32, E38 maupun F01 yang ingin bergabung di BOSS. Bisa dengan mengunjungi facebook dengan akun BMW 7er Car Club Indonesia. Atau datang langsung ke sekertariat di Jl. Bendi Besar No.34, Tanah Kusir, Jakarta Selatan-Indonesia.

Andalkan Duet Cayman Dan 911 Bagian 1

Sepertinya untuk tahun ini para penggemar Porsche bisa sangat terpuaskan. PT Eurokars Artha Utama (EAU) yang menaungi Porsche Indonesia dikabarkan akan mengikuti ajang motorshow untuk pertama kalinya di Indonesia tanah air kita. Dikabarkan, Porsche Indonesia hanya akan mengikuti Gaikindo International Indonesia Auto Show (GIIAS) dengan mengusung tema “Sports Car Daily Basis.” Dua buah model sudah disiapkan oleh PT. Eurokars Artha Utama ( EAU) untuk menjadi andalan Porsche.

Untuk model yang pertama adalah mobil Porsche Cayman GT4 dan untuk model yang kedua adalah mobil Porsche 911 GT3 RS. “Alasan utama kami hanya mengikuti GIIAS adalah kami baru pertama kali ikut auto show, jadi kami tidak tahu kondisi pengunjung. Kami lihat beberapa APM banyak yang ikut di GIIAS. Walaupun di IIMS ada brand premium juga, tapi balik lagi kami ingin mencari crowd,” ungkap Salman Farouk, Manager Marketing & Public Relation PT EAU. Di event GIIAS, Porsche Indonesia akan menempati Hall 6D, dengan ruang pamer seluas 714 m2.

Yang perlu dicatat sebenarnya, selain dua buah model mobil ini, Porsche rupanya juga punya senjata pamungkas yang lain. “Rencanaya kami juga menampilkan mobil mock up Porsche 919 Hybrid, tapi yang disayangkan kami tidak dapat slot. Dengan alasan, karena baru saja terbang dari acara 50th Anniversary Singapore dan sekarang lagi singgah di Sepang. Dan setelah dipikir lagi ternyata waktunya terlalu singkat. Namun jangan khawatir karena akan Kami tampilkan nanti pada acara lain, yakni Exhibition Mall pada akhir tahun 2015 nanti” tambah Salman.

Spesifikasi Porsche Cayman GT4

Mesin : 3.800 cc Flat-Six, 385 dk
Torsi : 420 Nm/ 6000 rpm
0-100 km/jam : 4.4 detik (klaim)
Konsumsi BBM dalam kota/tol : N/A
Transmisi : manual 6-speed/RWD
Dimensi (PxLxT) : 4.438 x 1.817 x 1.266 mm
Wheelbase : 2.484 mm

Spesifikasi Porsche 911 GT3 RS

Mesin : 4.000 cc 6 Silinder, 493 dk
Torsi : 460 Nm/ 6.250 rpm
0-100 km/jam : 3,3 detik (klaim)
Konsumsi BBM dalam kota/tol : N/A
Transmisi : otomatis 7-speed/RWD
Dimensi (PxLxT) : 4.545 x 1.880 x 1.291 mm
Wheelbase : 2.456 mm

Andalkan Duet Cayman Dan 911 Bagian 2

Porsche Cayman GT4

Satu hal yang membuat menarik dari Porsche Cayman GT4 adalah metode penggunaan mesin yang sama dengan Porsche 911 Carerra S. Rinciannya unit 3.800 cc flat-six dengan 6 percepatan bertenaga 385 dk. Dan yang perlu diketahui adalah ternyata figur ini yang telah menjadikan Cayman GT4 sebagai varian yang terkuat di antara jajaran Cayman lainnya. Cayman GT4 diklaim bisa melaju 0- 100 km/jam dalam 4.4 detik. Sementara top speed dikunci di 295 km/jam. Meski begitu, mesin mobil ini tak serta merta membuat konsumsi BBM menjadi lebih boros. Sehingga tidak perlu khawatir harus bolak balik isi bahan bakar.

Sebab Porsche mengklaim bahwa mobil ini hanya membutuhkan 10,3 liter BBM untuk jarak 100 km. Beberapa komponen pendukung pada mobil ini adalah sistem pengereman menggunakan Porsche Carbon Ceramic Brake, Sport Chrono Package, Porsche Torque Vectoring. Tersedia juga Limited-Slip Differential, Track Precision App, dan Club Sport Package. Sungguh lengkap dan sudah dipastikan aman bukan?

Porsche 911 GT3 RS

Dari segi mesin, Porsche 911 GT3 RS mengusung mesin berkapasitas 4.000 cc yang mampu menyemburkan tenaga mencapai 493 dk dan torsi 460 Nm. Mobil ini menggunakan transmisi dual clutch PDK 7 percepatan. Komposisi ini terbukti mampu memberikan akselerasi dari 0 sampai 100 km/jam kurang dari 3,3 detik. Oh ya, ia juga hanya perlu meminum bahan bakar 12,7 liter untuk 100 km. Hal ini membuktikan 911 GT3 RS adalah sports car harian yang andal dan hemat bahan bakar sehingga tidak boros.

Untuk pertama kalinya, 911 GT3 RS, menggunakan atap yang terbuat dari magnesium. Pada kompartemen bagasi dan mesin menggunakan material serat karbon. Penggunaan bahan-bahan ringan tapi kuat itu mampu memangkas bobot 911 GT3 RS sekitar 10 kg lebih ringan dibandingkan 911 GT3.